Buka Latihan, PSHT Komisariat Bekang Kostrad Tekankan Kenetralan Sikap

Pembukaan Latihan PSHT Komisariat Bekang Kostrad Cabang Bogor, Jumat (6/11/2020). MONALISA

Cibinong—Latihan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Komisariat Batalyon Perbekalan Angkutan (Bekang) 1/Kostrad, Cabang Bogor, dibuka. Sedikitnya 92 personel di Bekang Kostrad yang siap melakukan latihan.

Latihan PSHT dihadiri Kabekang Kostrad, Kolonel Cba Gaguk Oktavianus, dan Ketua PSHT Cabang Bogor, Subono Widoyoko.

“Ini adalah satu upaya Kostrad untuk menerapkan seni beladiri kepada para personelnya,” ujar Gaguk.

Menurutnya, PSHT, dinilai publik sebagai salah satu organisasi di dunia pencak silat yang terbilang netral.

“(Latihan) agar anggota Bekang Kostrad saat ini bisa lebih membawa diri, bisa tenang, tidak terpengaruh oleh situasi, kemudian tidak terprovokasi oleh hal lainnya. Kami lihat ada semua di PSHT ini. Jadi, dalam pelatihannya kami harapkan, baik dari segi fisik dan mentalnya semua dilatih,” tutur perwira tinggi yang sebelumnya menjabat Kabekangdam Jaya itu.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Bogor, Subono Widoyoko, mengapresiasi dan bangga atas peresmian pembukaan latihan PSHT Komisariat Bekang Kostrad.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bekang Kostrad. Kami akan melatih secara maksimal dan membekali mereka dengan seni beladiri agar bisa mengendalikan yang memang perlu dikendalikan, dan bisa menjaga NKRI dengan sebaik-baiknya,” jelas Subono.

Jaga Kesehatan Selama Pandemi

Selain latihan Bekang Kostrad dibuka, belum lama ini, Pengurus PSHT Cabang Bogor menggelar pendadaran atau ujian akhir berupa workshop pola pikir kepada 115 siswa calon warga baru, tepatnya Sabtu (15/8/2020). Pada pendadaran sebelumnya, para calon warga baru PSHT diuji fisik, tanding, serta keruhaniannya.

Materi pendadaran yang diberikan berupa pengenalan sejarah, keorganisasian, legalitas, kepemimpinan, dan adat.

Acara tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebelum para peserta memasuki Pedepokan PSHT di Pagelaran Cibinong, Kabupaten Bogor. Tes Suhu badan, cuci tangan, dan memakai masker menjadi kewajiban yang harus dilakukan calon warga baru. Disediakan hand sanitizer di beberapa sudut padepokan.

Pada masa pandemi, warga PSHT terus menjaga diri dan keluarganya agar tidak tertular atau menularkan virus corona, dengan tetap mengikuti anjuran pemerintah. Doa bersama pun dianjurkan agar Covid-9 segera berakhir.