Geopark Pongkor Ditargetkan Bakal Jadi Unesco Global Geopark

Burhanudin selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor hadir dalam acara musrembang Geopark Pongkor Tahun 2020 yang berlangsung di The Highland Park and Resort Bogor. (Foto: Pemkab Bogor)

Tamansari – Geopark Nasional Pongkor ditargetkan pada tahun 2021 untuk menjadi Unesco Global Geopark (UGG). Hal ini disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) saat melaksanakan musrembang, Selasa (18/2/2020).

“Kita semua khususnya yang ada disini harus care terhadap pembangunan dan pengembangan Geopark Pongkor, kedepan ketika Geopark Pongkor sudah diakui oleh dunia akan terasa manfaatnya, bukan hanya untuk keperluan konservasi, Geopark Pongkor juga untuk edukasi, wisata dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan,” kata Burhanudin selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor.

Dalam acara musrembang Geopark Pongkor Tahun 2020 yang berlangsung di The Highland Park and Resort Bogor, Kecamatan Tamansari, Burhanudin juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap pembangunan Geopark Pongkor. Musrembang Geopark Pongkor ini dilaksanakan dalam rangka menyusun perencanaan program dan kegiatan yang mendukung Panca Karsa Bogor Maju.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah menjelaskan kegiatan musrembang ini untuk menajamkan pembangunan kawasan Geoparak Nasional Pongkor.

“Musrembang ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para pemangku kepentingan untuk menajamkan ususlan kegiatan pemulihan kawasan Geopark Nasional Pongkor pasca bencana alam hasil Musrembang RKPD di Kecamatan serta merumuskan langkah-langkah percepatan menuju Unesco Global Geoparak,” jelas Syarifah.

Pembangunan Geopark Pongkor

Pembangunan Geopark Pongkor terus mendapat perhatian dari pemerintah. Menurut Burhanudin keberadaan Geopark bukan hanya untuk keperluan konservasi, Geopark Pongkor juga untuk edukasi, wisata dan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan.

“Kita semua khususnya yang ada disini harus care terhadap pembangunan dan pengembangan Geopark Pongkor, kedepan ketikan Geopark Pongkor sudah diakui oleh dunia akan terasa manfaatnya,” jelasnya.

Menurutnya, musrembang ini juga sebagai salah satu sarana untuk sosialisasi secara masif bagi para pemangku kepentingan.

“Musrembang ini salah satunya sebagai upaya sosialisasi bagi para pemangku kepentingan, stakeholder dan masyarakat tentunya agar pengembangan Geopark Nasional Pongkor dapat menjadi prioritas pembangunan pasca ditetapkan sebagai salah satu Geopark Nasional, untuk itu perlu kerjasama dan kerja keras dari semua pihak untuk mewujudkan Geoparak Nasional Pongkor menjadi Unesco Global Geopark (UGG),” imbuhnya.