Kebun Bibit Desa, Potensi Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Wali Kota Bogor Bima Arya mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar saat meninjau program Kebun Bibit Desa. (Foto: Pemkot Bogor)

Bogor- Di era industrialisasi, ketahanan pangan menjadi penting untuk diperhatikan. Hal ini juga menjadi salah satu konsentrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kali ini, KLHK mengadakan program Kebun Bibit Desa (KBD). Program ini merupakan program yang sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam mendukung kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) berupa penyediaan bibit tanaman yang tersebar sampai dengan tingkat desa/kelurahan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam kunjungannya Jumat (10/1/2020), ke Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor meninjau efektivitas program ini.

“Saya datang ke Kota Bogor dalam rangka melakukan peninjauan langsung terkait dengan penyediaan bibit untuk rehabilitasi lahan. Selain untuk mendukung RHL, kebun bibit ini bertujuan untuk memperbanyak tempat-tempat penyediaan bibit yang dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat desa/kelurahan,” jelas Siti Nurbaya.

Lebih lanjut, menurutnya program ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja karena pengelolaannya melibatkan pemberdayaan warga sekitar dan ditanam pada lahan kritis, lahan tidak produktif dan/atau fasilitas umum/sosial di sekitar desa/kelurahan.

Untuk itu, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Citarum Ciliwung Kementerian LHK membangun satu unit kebun bibit di Kota Bogor. Sebelumnya sudah dibangun 10 KBD di berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten dan KBD Babakan Pasar, Kota Bogor, merupakan KBD ke-11.

Ada sekitar 60 ribu lebih bibit tanaman yang dikembangkan KBD Babakan Pasar, mulai dari jenis Ketapang Kencana, Ketapang Laut, Pucuk Merah, Damar, Tanjung, Mahoni, Duku, Nangka dan Matoa.

Potensi Kawasan Babakan Pasar

Bima Arya juga mengajak Menteri LHK melihat potensi kawasan Babakan Pasar yang merupakan salah satu dari 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung. Menteri LHK pun mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pemkot Bogor dengan sejumlah program-program untuk lingkungan.

“Saya tadi melihat tempat ini sangat baik untuk keperluan ekoriparian. Artinya, secara teknis ekoriparian adalah satu tempat di tepi sungai yang jika dikelola dengan baik akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya.

Bima juga menyambut baik program Kementerian LHK dengan membangun Kebun Bibit. Menurutnya, program ini juga diperkuat dengan apa yang diperintahkan presiden untuk menanam vetiver dan beberapa tanaman yang sekarang kita bibit dan akan segera didistribusikan ke 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung.

Sementara itu, Lurah Babakan Pasar Rena Da Frina berharap program tersebut bisa terus berlanjut dengan diringin kesadaran warga yang menanam dan memelihara minimal 1 pohon setiap rumah.

“Kebutuhan bibit tanaman di Kota Bogor dapat disuplai dari Kebun Bibit ini. Semoga dapat mengedukasi masyarakat untuk gemar menanam dan menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Add Comment