Pemkab Bogor Lakukan Survey Organisasi dan Jabatan Secara Online

Sesi Foto Bersama Tim survey organisasi dan jabatan secara online. (Foto: Pemkab Bogor)

Cibinong, Bogor- Bagian Repormasi Birokrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor menilai bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, mejadi satu dari 10 Perangkat Daerah (PD) sebagai lokasi khusus untuk dilakukannya survey organisasi dan jabatan secara online.

Survey ini berlangsung di aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Senin (21/10). Hal itu dilakukan sebagai penilaian, sejauhmana pelaksanaan repormasi dilaksanakan di  Kabupaten Bogor, juga sebagai sarana peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap tugas dan fungsinya. Senin (21/10).

“Tahun ini kita ambil sampling di 10 PD, masing-masing Perangkat Daerah menghadirkan 30 responden ASN, terdiri dari 50  persen jabatan structural dan 50 jabatan fungsional dan tertentu. Kami berharap melalui kegiatan seluruh ASN Kabupaten Bogor mampu memahami tugas fungsinya dengan optimal, dengan kualitas kinerja yang profesional,” jelas Filtra, selaku Kasubag Repormasi Birokrasi Setda Kabupaten Bogor.

Menurutnya, survey jabatan dilakukan untuk mengukur sejauhmana pemahaman pegawai, terhadap akuntibilitas kinerja jabatan. Apakah para pejabat dilingkup Pemkab Bogor, sudah memahami mandat jabatan, menjalankan tugas sesuai tanggungjawab dan kewenangan yang diberikan.

Sedangkan tujuan survey organisasi yakni untuk mengetahui kinerja pegawai. Mengenai sistem pengendalian internal organisasi, pengelolaan keuangan hingga kode etik pemerintahan Kabupaten Bogor.

Survey Online

Kabid E-Government Diskominfo Kabupaten Bogor, Ernaningsi mengatakan, menjadi salah satu dari 10 Perangkat Daerah yang terpilih dilakukannya survey integritas jabatan dan organisasi. Tentu menjadi motivasi jajaran ASN Diskominfo dalam meningkatkan kinerja  sebagai pelayan masyarakat sesuaikan yang dibutuhkan.

“Kami sangat merespon baik tentunya, sehingga kita bisa mengetahui tolak ukur  kita untuk terus meningkatkan kinerja. Kami juga sangat mengapresiasi karena survey ini dilakukan secara online, inovasinya bagus, bisa lebih mempermudaj, praktis dan mempersingkat waktu,”jelasnya.

Filtra menambahkan, survey kali dilakukan secara online dengan tujuan mempermudah responden, terintegrasi antara Pemerintah Daerah dengan pusat, serta mengefesiensi waktu.

“Di era 4.0 ASN sebagai pelayan publik harus menguasai teknologi menuju E-Government. Melalui survey online, data yang dihasilkan lebih akurat, dan hasilnya langsung terintegrasi ke Menpan RB, sehingga tidak kita olah sendiri. Ini sangat mempermudah kami dalam melakukan pendataan,” tegasnya.

Add Comment