BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Komunitas Wartawan Bogor Untuk Sosialisasi

Kepala Bidang Pemasaran Bukan Penerima Upah (BPU), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Novri Annur, memimpin langsung Rapat koordinasi dan akuisisi dengan puluhan awak jurnalis dari berbagai media se-kota Bogor yang bertempat di Jalan Pemuda No.28 Kota Bogor, Selasa (21/3). Acara tersebut diadakan guna mengsosialisasikan pentingnya program tersebut untuk proteksi kepada masyarakat.

Novri menambahkan, “Dengan membayar iuran minimal Rp16,800, peserta bisa mendapatkan manfaat biaya pengobatan tanpa batas sesuai indikasi medis dan dirawat di kelas satu rumah sakit yang sudah berkerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan jika peserta meninggal dunia di luar kecelakaan kerja, ahli waris akan mendapatkan manfaat sebesar 24 juta rupiah dan kelebihan lainnya”.

Novri juga menekankan pentingnya koordinasi, sosialisasi dan integrasi dengan awak jurnalis se-kota Bogor yang tergabung dalam komunitas ‘Journalist Community’ dengan tujuan agar para Jurnalis bisa ikut serta membantu pihak BPJS dalam mensosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat luas dan juga perusahaan yang mempekerjakan karyawannya di wilayah Bogor.

Senada dengan Novri, Didin Ketua Umum Journalist Comunity (JC) juga sangat mengapresiasi acara tersebut. ”Ke depan dengan sinergitas pihak jurnalis dan pihak BPJS agar dapat lebih intens, kami sebagai pewarta kedepan akan menginformasikan kepada masyarakat pentingnya bergabung dengan proteksi BPJS Ketenagakerjaan khususnya. Apalagi untuk BPU ini para jurnalis atau awak media dapat memanfaatkan program ini, dengan premi yang sangat terjangkau masyarakat bukan pekerja upah”. ungkapnya.

Di sela acara tersebut, pihak BPJS juga menyerahkan secara simbolik kartu Kepesertaan BPJS kepada Ketua Umum JC dan Richard MPL Tobing dari Media Bhayangkara Utama serta para jurnalis yang tergabung ke BPJS Tenaga Kerja. Pihak BPJS berharap partisipasi aktif dari awak media guna mensosialisasikan program ini kepada masyarakat ataupun pengusaha khususnya yang berada di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.