Menangkap Peluang Industri Kreatif Musik Bogor

Grand Konser Gema Suara Music School di JungleFest, BNR, akhir pekan lalu (11/10). (Foto: Suut Amdani)
Grand Konser Gema Suara Music School di JungleFest, BNR, akhir pekan lalu (11/10). (Foto: Suut Amdani)

Kota Bogor, BOGOR DAILY ** Industri kreatif digandang-gadang pemerintah sebagai kekuatan ekonomi baru masyarakat Indonesia. Bermusik, kini tidak sekedar berhenti pada kepuasan batin, tapi juga peluang industri kreatif yang menguntungkan.

Di Kota Bogor, bermusik mendapat tempat tersendiri. Bahkan, tak sedikit para musisi muda mencoba peruntungan di dunia entertaimen melalui ajang bakat disejumlah stasiun televisi.

”Sekarang ini, musik sudah menjadi industri kreatif. Pak Jokowi pun menyebut demikian. Artinya, ada peluang besar bagi para pemusik untuk hidup melalui jalur musik dalam industri kreatif,” kata Rico Barlian, owner Gema Suara Music School, di sela Grand Konser di JungleFest, BNR, akhir pekan lalu (11/10).

Minat pengembangan bakat dalam bermusik di Kota Bogor cukup besar. Gema Suara, sekolah musik asuhan Rico ini misalnya, tak kurang dari 400 siswa, dari usia 5 tahun sampai dewasa, bahkan ada kelas khusus hobi dan siswa berkebutuhan khusus.

”120 diantaranya sudah bisa menampilkan bakatnya di panggung Grand Kosner kali ini, dari berbagai keahlian, seperti vokal, dan pemain alat musik,” terangnya.

Rico menilai, industri kreatif musik di Kota Bogor bisa berkembang dengan dukungan dari pemerintah, dan masyarakat. ”Harus ada dukungan dari pemerintah dan user pengguna dari masyakarat,” katanya.

Selain itu, pemusik mau tidak mau harus ikut arus industri, dengan menggandeng manajemen artis. ”Jadi tidak bisa lagi, pemusik tampil di suatu acara lantaran kenal dengan si A atau si B, tanpa bayaran. Harus ada iklim yang mendukung itu menjadi profesi yang berbayar,” pungkasnya.