IPB Gantikan Listrik dengan Rumput Laut Untuk Petambak

Listrik Rumput - Lampu bertenaga rumput laut menerangi rumah petambak rumput laut di Serang, Banten. (Foto: IPB)
Listrik Rumput – Lampu bertenaga rumput laut menerangi rumah petambak rumput laut di Serang, Banten. (Foto: IPB)

Kota Bogor, BOGORDAILY** Sumber energi alternatif, energi terbarukan terus diinovasi sebagai cara mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap Bahan Bakar Minyak, yang kini tengah menjadi persoalan serius di Indonesia.

Bahkan, gara-gara konsumsi BBM oleh masyarakat Indonesia yang berlebihan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kedodoran. Pemerintahan baru Joko Widodo pun terlihat gamang.

Sejumlah penelitian pun melakukan torbosan melalui beragam penelitian untuk meringankan beban candu BBM di Indonesia. Adalah Tim Peneliti IPB yang dipimpin oleh Mu’jizat Kawaroe, berhasil membuat biogas dari rumput laut.

Energi terbarukan ini pun sudah aplikatif, menerangi rumah petambak rumput laut di Serang, Banten. “Dengan bioreaktor berbahan dasar rumput laut yang berukuran 4 meter kubik, dapat menghasilkan biogas yang cukup untuk memasak pada dua rumah tangga petambak di Serang selama 30 hari,” terang Mu’jizat.

Mu’jizat yang juga Kepala Laboratorium Bioprospeksi Kelautan, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) IPB, menjelaskan bahwa penelitian telah dilaksanakan di Serang, Banten, dan Takalar, Sulawesi Selatan.

Penelitian ini berjudul Potensi Biodegradsi Anaerobik Rumput Laut sebagai Bahan Baku Biogas ini, dan didanai oleh LPDP. “Kami menggunakan beberapa jenis rumput laut antara lain Gracillaria, Euchema cottonii dan Ulva,” ungkap Peneliti Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC) ini.