Relawan Rumah Zakat Bogor Ajari Siswa Tanam Hidroponik dengan Menggambar Kartun

HIDROPONIK - Siswa Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak belajar cara tanam hidroponik di Taman Belajar Relawan Cilik, Minggu (24/5/2015). (Foto: Suut Amdani)
HIDROPONIK – Siswa Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak belajar cara tanam hidroponik di Taman Belajar Relawan Cilik, Minggu (24/5/2015). (Foto: Suut Amdani)

Bogor Utara, BOGOR DAILY ** Relawan Rumah Zakat Bogor mengajarkan cara tanam dengan teknik hidroponik sederhana kepada siswa Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak, di Taman Belajar Relawan Cilik, Minggu (24/5/2015), di Kawung Luwuk RT 02 RW 01 Tegalgundil, Bogor Utara, Kota Bogor.

Fatoni Saputra Koordinator Relawan Bogor mengatakan, tanam hidroponik merupakan cara alternatif di lahan yang tidak luas. Relawan Bogor mengajarkan hidroponik menggunakan botol plastik bekas dan cangkang telur bekas. Kedua barang tersebut tergolong mudah ditemukan, yang juga limbah rumah tangga.

“Maka dari itu kami memilih barang tersebut untuk digunakan sebagai tempat wadah bercocok tanam. Cara pembuatannya sangatlah sederhana, botol plastik dipotong sesuai selera dan diberikan tanah serta kain yang berfungsi sebagai sumbu. Sedangkan cangkang telur bekas hanya di tambahkan media dan di tanami benih yang kita sukai serta berikan beberapa lukisan pada cangkang telur agar terlihat semakin menarik,” terangnya.

Kegiatan kali ini sangat disukai oleh anak-anak, karena mereka bisa menggambarkan karakter kartun yang mereka sukai pada cangkang telur menggunakan spidol. Kegiatan ini bertujuan melatih anak-anak usia dini untuk lebih mencintai lingkungan dan memanfaatkan limbah di sekitar mereka menjadi barang yang bisa digunakan kembali, salah satunya untuk tanam hidroponik.

“Mulai sekarang jadi suka menanam dengan hidroponik karena mudah dan aku juga bisa menggambar karakter kartun yang aku sukai pada wadah tanamannya serta belajar mencintai lingkunganku,” ujar salah satu siswa.

Rumah Zakat

Rumah Zakat adalah sebuah lembaga filantropi Islam yang memfokuskan aktivitasnya pada pemberdayaan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi, dan lingkungan melalui program-program unggulannya yang bersifat produktif dan jangka panjang.

Rumah Zakat dalam implementasinya tidak hanya mengelola dana zakat, infak, dan shadaqah, tapi juga menjadi mitra corporate untuk melaksanakan program CSR mereka. Selain itu, Rumah Zakat pun bekerja sama dengan Rumah Wakaf Indonesia mengelola wakaf, baik yang berupa aset maupun uang tunai.

Rumah Zakat ingin mencitrakan diri tidak sekadar Lembaga Amil Zakat yang fokus pada pengelolaan dana zakat, infak, dan shadaqah saja, tapi ingin menunjukkan kepada dunia sebuah lembaga non-profit yang fokus di bidang filantropi dengan pengelolaan secara profesional layaknya perusahaan profit.

Tidak hanya di dalam negeri, Rumah Zakat mencanangkan pembukaan cabang di luar negeri dengan mengoptimalkan mitra donatur yang berada di sana sebagai aplikasi nyata dari visi menjadi lembaga filantropi internasional berbasis pemberdayaan yang profesional.