Dandim 0606: Usut Tuntas Penganiayaan Jurnalis

Wartawan Jurnal Bogor melaporkan tindak kejadian ke kantor polisi.
Wartawan Jurnal Bogor melaporkan tindak penganiayaan jurnalis ke kantor polisi.

Bogor, BOGORDAILY** Adanya penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum aparat kepada wartawan Jurnal Bogor, membuat Komandan Distrik Militer 0606 Kota Bogor, Letkol Arh Rakhmat Santoso turut menyayangkan, jika memang benar oknum aparat yang menganiaya wartawan yang sedang meliput penertiban balap liar tersebut.

Menurut Dandim, kasus penganiayaan wartawan ini harus diusut hingga benar-benar tuntas. Iapun menyarankan agar wartawan yang menjadi korban itu melaporkan kepada pihak yang berwenang, seperti Denpom atau Provos, jika itu oknum aparat.

“Kalau benar itu anggota kami, saya akan tindak tegas. Tapi, kecil kemungkinan kalau itu anggota kami. Soalnya, itu bukan wilayah kami,” ujar Rakhmat, Senin (22/12). Meski begitu, ia tetap mengimbau kepada seluruh anggotanya agar menghargai profesi jurnalistik, mengingat jurnalis dan TNI/Polri sangat erat berhubungan dalam mengungkap kebenaran yang terjadi di lapangan.

“Saya imbau kepada seluruh anggota untuk saling menghargai masing-masing profesi. Terlebih rekan wartawan yang dalam bertugas dilindungi undang-undang nomor 40 tahun 1999 tertera pada pasal 4 (3),” jelasnya.

Dalam pasal 4 (3) Undang-undang Pers itu, lanjut Dandim, sudah jelas ditegaskan bahwa untuk menjamin kermerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Pada pasal 4 (3) sudah jelas, di situ ada hak kebebasan pers. Jadi intinya, saya ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa wartawan itu. Saya sangat menjaga sinergitas antara wartawan dan anggota TNI,” tandasnya.