Meningkatkan Daya Tahan UMKM Paska Harga BBM Subsidi Naik

Kerajinan Bogor. (Foto: YouTube/Bogor Kota Hujan)
Kerajinan Bogor. (Foto: YouTube/Bogor Kota Hujan)

KENAIKAN BBM, luar biasa, kinerja para menteri kabinet kerja akhir-akhir ini dengan mencari data yang benar serta solusi mengatasi permasalahan ekonomi negeri tercinta kita.

Mudah-mudahan berhasil sehingga bisa mengangkat harkat dan derajat perekonomian bangsa, terutama setelah kenaikan BBM ini. Masalahnya, akibat salah satu komponen untuk berusaha menjadi bertambah karena kenaikan harga, sehingga biaya  produksi juga bertambah.

Jika harga jual dinaikkan, masih adakah yang beli? Jika tidak dinaikkan mampukah bertahan? Perlu uluran tangan dari pemerintah dalam hal ini lembaga-lembaga keuangan untuk membantu permodalan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ini.

Sudah banyak upaya pemerintah untuk mengatasi kendala akses pengusaha UKM ke ranah perbankan, tapi apakah sekedar kemudahan akses? Saya kira tidak, sebab perlu peningkatan kualitas SDM terhadap usaha-usaha yang digeluti, sehingga bisa akses ke pasar dengan kondisi harga yang berubah.

Meningkatkan Nilai Tambah Produk

Peningkatan pengetahuan usaha yang digeluti masyarakat sangat diperlukan dan ini merupakan tugas pemerintah dengan melibatkan lembaga perguruan tinggi sebagai tenaga pembimbing – penyuluh, sehingga para pengusaha kecil bisa dan selalu mengikuti perkembangan pasar.

Singkong, pisang, serta komoditas lain, harganya akan berbeda jika ada sentuhan tekhnologi dan ilmu pengetahuan yang bisa meningkatakan nilai estetikanya.

Lihat saja produk  pertanian talas yang menjadi ciri khas Bogor, harganya menjadi lebih tinggi dengan bentuk produk baru berbahan baku talas. Tugas perguruan tinggi menemukan inovasi baru serta serta kemudahan disosialisasikan kepada masyarakat luas sangat dibutuhkan. Jangan sampai hasil-hasil penelitian dan pengembangan tersebut hanya ada dilingkungan pergiruan tinggi saja.

Fasilitas Pemerintah

Gong sudah ditabuh pemerintah untuk disosialisasikan kepada masyarakat luas, sekarang tinggal kita apakah bisa memanafaatkan? Ada dau hal yang ingin saya sampaikan dan ini merupakan sarana peluang usaha yang bagus.

Pertama, pihak Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan Regulasi mengenai layanan keuangam Nirkantor, yaitu layanan lembaga keuangan melalui agen yang tersebar kepelosok nusantara. Ini akan mempermudah masyarakat dipedesaan untuk bisa akses jasa perbankan baik simpanan maupun kredit mikro.

Kedua, Pemerintah akan mengoptimalkan peranan KUD serta peranan pelaku usaha mikro yang bisa bersinergi dengan koperasi. Ayo kita bangkit memanfaatkan fasilitas ini dengan upaya peningkatan usaha produltif UKM. Semoga usaha kita termasuk usaha yang bisa dilirik lembaga perbankan.