Potret Kekuatan IKM di Halal Bogor Fair 2014

IKM di Kota Bogor memamerkan produknya di Bogor Halal Fair 2014 di Botani Square. (Foto: Suut Amdani)
IKM di Kota Bogor memamerkan produknya di Bogor Halal Fair 2014 di Botani Square. (Foto: Suut Amdani)

Kota Bogor, BOGOR DAILY ** Sejumlah pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Bogor sedikit lega, lantaran produknya kini sudah dilabeli sertifikat Halal dari MUI melalui fasilitas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor.

Sejak 2010 hingga sekarang, sebanyak 430 IKM Kota Bogor sudah mengantongi sertifikat Halal. Sebagai wujud kebanggaan dan menggalang dukungan masyarakat atas produk lokal Bogor yang juga Halal, 40 IKM pun memamerkan produk di Bogor Halal Fair 2014 di Botani Square, Baranangsiang, Kota Bogor, 10-12 Oktober.

Pameran ini sekaligus menjadi potret nyata, bagaimana para IKM di Kota Bogor menyiapkan kekuatan ekonomi masyarakat kelas menengah bawah.

”Berbeda dengan produk berupa barang yang harus memiliki SNI, untuk makanan minuman seperti Lapis Nangka milik saya ini, memiliki label Halal sudah cukup sebagai modal untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015,” kata Nor Rafita, owner Rafita’s Cake, Minggu (12/10) di Bogor Halal Fair 2014.

Pengunjung mall Botani Square juga tampak memilih-milih berbagai produk IKM Kota Bogor. Seperti, Risoles Astari, Mie Kriuk, Lapis Nangka, Rendang Kemasan Uni Midar, Ketan Srikaya dan masih banyak lagi kuliner khas Bogor.

”Kami harap, masyarakat mendukung produk lokal. Dengan adanya label halal pada produk IKM Kota Bogor, ini sebagai bukti bahwa kualitasnya terjamin, tidak kalah dengan buatan industri,” ungkapnya.

Produk IKM ini juga mendapat dukunga dari pemerintah daerah, yang sesuai dengan misi Kota Bogor menuju Kota Halal. ”Melalui kegiatan ini bisa mengedukasi masyarakat dan mengenalkan produk-produk yang halal,” kata

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Arief Mustofa Budianto.